Pages

Find Us On Facebook

Advertisement

Belajar Iklan Di Facebook 250x250

Featured Video

Video Of Day

Join us on Facebook

KIAT DALAM MENDIDIK ANAK

Anak adalah karunia terindah yang diberikan oleh Allah kepada setiap orang tua, sehingga setiap orang tua ingin anak nya berhasil dan sukses dalam meniti kehidupan baik di dunia dan di akhirat. Seorang ibu adalah pendidik pertama dan utama untuk anak-anaknya, oleh karena itu, sebagai ibu kita perlu mengupgrade diri tiap hari agar bisa mendidik anak-anak kita sesuai dengan zaman di mana mereka hidup.
“Didiklah anak-anakmu, karena mereka akan hidup pada zaman yang berbeda dengan zamanmu,” demikian pesan Amirul Mu'minin, Khalifah Umar bin Khaththab. Pesan yang sungguh singkat dan mudah diingat.
Salah satu cara mendidik anak tentu saja melalui perantara lisan, sayangnya… banyak orangtua khususnya ibu, yang belum memahami pentingnya menjaga kata-kata di depan anak, karena dapat berpengaruh besar pada perkembangan diri, psikologis, dan konsep diri anak.
Berikut ini, 8 hal yang sebaiknya tidak dikatakan kepada anak, terutama usia sampai dengan tujuh tahun.


1. Memberikan Pernyataan Negatif tentang Diri Anak

“Kamu anak yang pelit!”
“Kamu pemalas!”
“Kamu gendut!”
“Kamu nakal!”
Jenis pernyataan semacam itu dapat menyakiti perasaan anak-anak. Mereka akan menjadi seperti yang orang tua mereka katakan. Sungguh berbahaya, mengingat kata-kata seorang ibu bisa berarti doa untuk anak-anaknya.
Sebaliknya, katakanlah hal-hal positif kepada anak. Jika anak menerima nilai buruk, jangan mengatakan, “Kamu begitu bodoh!”; Katakan sesuatu yang lain. Sebagai contoh, katakanlah, “Jika kamu belajar lebih baik, kamu akan mendapatkan nilai yang lebih baik daripada ini karena kamu sebetulnya adalah anak pintar.” Bukankah kata-kata seperti ini akan lebih menenangkan hati anak kita?


2. Jangan katakan “Jangan Ganggu, Ibu Sibuk!”

Hal ini tampaknya seperti hal yang normal. Seorang ibu sibuk memasak di rumahnya. Atau ayah sibuk membaca berita menarik di koran. Atau mungkin juga melanjutkan tugas yang dibawa dari kantor. Lalu ia mengunci diri di kamarnya. Tiba-tiba anak datang dan meminta dia untuk sebuah bantuan. Dalam situasi yang ketat, orang tua dapat berteriak pada anak itu, “Jangan ganggu aku! Aku sibuk! ”
Menurut Suzette Haden Elgin PhD., penulis yang juga seorang pelatih bela diri verbal dikutip dari parenting.com, bahwa jika orang tua bertindak seperti itu, anak-anak mungkin merasa tidak berarti karena jika mereka meminta sesuatu pada orang tua mereka, mereka akan diberitahu untuk pergi.
Bayangkan… Jika sikap seperti itu diterapkan pada anak-anak kita, maka sampai mereka tumbuh dewasa, kemungkinan besar mereka akan merasa tidak ada gunanya berbicara dengan orangtua.
Di sisi lain, Suzette menyarankan bahwa jika memang sedang benar-benar sibuk, cobalah alihkan perhatian anak-anak untuk melakukan kegiatan lain sebelum kita membantu mereka. Misalnya, jika mereka meminta bantuan dalam melakukan pekerjaan rumah mereka dan kondisinya kita sedang benar-benar sibuk, mintalah mereka untuk melakukan aktivitas lain terlebih dahulu seperti menonton TV. Lalu kemudian, datanglah kepada mereka untuk membantu, asalkan gangguan tersebut tidak terlalu lama.


3. Jangan katakan “Jangan Menangis!”

Berurusan dengan anak-anak yang bertengkar dengan teman-teman mereka atau merasa kecewa karena perlakuan tertentu harus dilakukan secara bijaksana. Tidak perlu untuk memarahi atau meminta anak-anak anda untuk tidak cengeng. Banyak anak yang mengalami hal tersebut, orang tua mengatakan pada mereka, “Jangan cengeng!”, “Jangan sedih!”, “Jangan takut!”
Menurut Debbie Glasser, seorang psikolog anak, mengatakan kata-kata tersebut akan mengajarkan anak-anak bahwa perasaan sedih adalah sesuatu hal yang tidak umum, bahwa menangis bukanlah hal yang baik, sedangkan menangis sendiri merupakan ekspresi dari emosi tertentu yang setiap manusia miliki.
Oleh karena itu, untuk menangani masalah ini, akan lebih baik untuk meminta anak-anak menjelaskan apa yang membuat mereka sedih. Jika mereka merasa diperlakukan tidak adil oleh teman-teman mereka, jelaskan pada mereka bahwa perilaku teman-teman mereka adalah tidak baik.
Dengan memberikan mereka gambaran perasaan yang mereka rasakan, orang tua telah memberikan mereka pelajaran empati. Anak-anak yang menangis akan segera menghentikan atau setidaknya mengurangi tangisan mereka.


4. Jangan Membanding-bandingkan Anak

“Lihatlah kakakmu, dia bisa melakukannya dengan cepat. Mengapa kamu tidak bisa melakukannya juga?”
“Temanmu bisa menggambar dengan bagus, kenapa kamu tidak?”
“Dulu ketika kecil ibu bisa begini begitu, masa kamu tidak bisa?!”
Perbandingan  hanya akan membuat anak anda merasa bingung dan menjadi kurang percaya diri. Anak-anak bahkan mungkin membenci orang tua mereka karena mereka selalu mendapatkan perlakuan buruk dari perbandingan tersebut (terhadap kakak, adik, atau anak-anak lain), sedangkan perkembangan setiap anak berbeda.
Daripada  membandingkan anak-anak, ibu sebaiknya membantu untuk menyelesaikan persoalannya. Misalnya, ketika anak mengalami masalah mengenakan pakaian mereka sementara saudara mereka bisa melakukannya lebih cepat, orang tua harus membantu mereka untuk melakukannya secara benar.


5. Jangan katakan “Tunggu Ayah Pulang ya! Biarkan kamu dihukum ayah”

Ada kalanya seorang ibu berada di rumah bersama anak-anak mereka tetapi tanpa ayahnya. Ketika anak-anak melakukan kesalahan, ibu tidak segera memberitahu anak-anak tentang kesalahan yang mereka buat. Si ibu hanya mengatakan, “Tunggu sampai ayahmu pulang.” Ini berarti menunggu sampai ayahnya yang akan menghukum nanti.
Menunda mengatakan kesalahan hanya akan memperburuk keadaan. Ada kemungkinan bahwa ketika seorang ibu menceritakan kembali kesalahan yang dilakukan anak-anak mereka, ibu malah membesar-besarkan sehingga anak-anak menerima hukuman yang lebih dari seharusnya.
Ada kemungkinan juga orang tua menjadi lupa kesalahan anak-anak mereka, sehingga kesalahan yang seharusnya dikoreksi terabaikan. Oleh karena itu, akan lebih baik untuk tidak menunda dalam mengoreksi kesalahan yang dilakukan anak-anak sebelum menjadi lupa sama sekali.


6. Jangan Terlalu mudah dan berlebihan memberi pujian

Rupanya, memberikan pujian dengan mudah juga bukan hal yang baik. Memberikan pujian dengan mudah akan terkesan “murah”. Oleh karena itu jika seorang anak melakukan sesuatu yang sederhana, tidak perlu memuji dengan “Luar Biasa! Luar Biasa!” Karena anak secara alamiah akan mengetahui hal-hal yang dia lakukan dengan biasa-biasa saja atau luar biasa.
Yang perlu diperhatikan juga, pujilah  sikap anak kita, dan jangan memuji dirinya atau hasil perbuatannya. Sekiranya ia mendapat hasil bagus di sekolah, pujilah “Alhamdulillaah, Ibu bangga dengan kerja keras kamu sehingga kamu mendapat nilai baik!”
Jika kita memuji hasil yang dilakukan anak dan bukan sikapnya, sangat mungkin anak kita akan berfokus pada hasil dan tidak peduli dengan sikap/ karakter yang baik, misalnya… demi mendapat nilai ujian bagus, anak akan rela mencontek atau bertanya pada teman ketika ujian.


7. Jangan Katakan “Kamu Selalu…” atau “Kamu tidak pernah…”


Janganlah melontarkan kalimat dengan “Kamu selalu….” atau “Kamu tidak pernah…”. Memang, kata-kata ini kadang refleks langsung terucap oleh orangtua, namun hindarilah penggunaan kalimat ini.
“Hati-hati, kedua kata-kata itu ada makna di dalamnya. Di dalam pernyataan “Kamu selalu…” dan “Kamu tidak pernah” adalah label yang bisa melekat selamanya di dalam diri anak,” ujar Jenn Berman PhD, seorang psikoterapis.
Berman mengungkapkan, kedua pernyataan yang kerap dilontarkan oleh orang tua ini akan membentuk kepribadian anak. Anak-anak akan menjadi seperti apa yang dikatakan terhadap dirinya. Bila orangtua mengatakan sang anak selalu lupa menelepon ke rumah jika pulang terlambat, maka ia akan menjadi anak yang tidak pernah menelepon ke rumah.
“Sebaliknya, bertanyalah kepada anak tentang apa yang bisa orangtua lakukan untuk membantu dia mengubah kebiasaannya. Misalnya, ‘Ibu perhatikan kamu sering lupa membawa pulang buku pelajaran ke rumah. Apa yang bisa Ibu bantu supaya kamu ingat untuk membawa bukumu pulang?’. Pernyataan seperti itu akan membuat anak merasa terbantu dan nyaman,” jelas dr Berman.


8. Jangan katakan “Bukan begitu caranya, sini biar ibu saja!”

Pernyataan lainnya yang harus kita hindari adalah “Bukan begitu caranya. Sini, biar Ibu saja.” Biasanya orangtua mengeluarkan pernyataan ini jika mereka meminta anak membantu sebuah pekerjaan, namun anak tidak melakukannya seperti yang dikehendaki. Dr Berman mengatakan, orang tua harus menghindari pernyataan ini.
“Ini sebuah kesalahan, karena ia (anak) menjadi tidak belajar bagaimana caranya. Daripada berkata demikian, lebih baik ibu melakukan langkah kolaboratif dengan mengajak anak melakukan pekerjaan itu bersama sambil ibu menjelaskan bagaimana cara melakukannya,” saran dr Berman.

Sekian semoga bermanfaat dan kelak anak kita menjadi anak sesuai dengan harapan kita.

READ MORE - KIAT DALAM MENDIDIK ANAK

KIAT SUKSES BISNIS ONLINE

Tips Sukses Cara Belajar Bisnis Online Gratis Tanpa Modal!

Tips Sukses Cara Belajar Bisnis Online Gratis Tanpa Modal. Tentunya anda sudah tahu bahwa bisnis online adalah bisnis yang dilakukan secara online, berbeda dengan Offline yang dilakukan di dunia nyata.

Untuk bisnis online tanpa modal, itu adalah salah besar. Tidak ada yang namanya bisnis online tanpa modal.. Semua itu minimal butuh koneksi internet yang tentunya harus mengeluarkan uang. OK, jadi mari kita bahas saja inti dari bisnis online.

Dalam melakukan bisnis online, ada 3 hal penting yang harus anda mengerti dan lakukan, yaitu..
  1. Penawanan (Produk dan Jasa) anda. Ini adalah bagian terpenting dalam berbisnis online, bagaimana tidak, jika anda tidak punya produk atau jasa, apa yang akan anda jual? 
  2. Pengunjung (Traffic dan Pageviews). Selain membuat produk, yang harus anda lakukan selanjutnya adalah memperkenalkan produk anda. Akan saya jelaskan di poin penjelasan dibawah.
  3. Konversi (Merubah pengunjung menjadi pembeli). Traffic melimpah tetapi tidak bisa menjadikan pengunjung menjadi pembeli akan sangat lebih jelek dibandingkan traffic sedikit tapi banyak yang beli.
Jadi itu adalah 3 hal penting cara sukses berbisnis online. Silahkan baca penjelasan lengkapnya dibawah..

Penawaran (Produk dan Jasa)

Jika anda seorang blogger, maka anda bisa memanfaatkan website anda untuk menempatkan produk anda. Dengan begini, potensi pembelian anda lebih besar daripada mereka yang hanya mempromosikan produknya di Social Media seperti FacebookTwitter, dan lain-lain.

Anda punya produk berarti punya potensi untuk menghasilkan uang, walaupun produk anda minim sekali orang yang beli karena produk yang kurang populer.

Bagaimana kalau tidak punya produk asli anda yang ingin dijual? Mudah saja, anda bisa menjual produk atau jasa orang. Kalau jarang orang yang ingin minta bantu, anda bisa mengikuti program "Aflliasi", "kerja Freelance" dan lain-lain. 2 kerja bisnis online tersebut tidak butuh website, website hanya untuk membantu lebih terkenalnya kerja anda..

Hal yang harus anda perhatikan lagi adalah ketahui dan kalahkan pesaing anda. Misalnya jika anda mempunyai situs lele yang ingin menjual lele secara online, anda harus mengetahui pesaing anda. Jika di google, anda harus kalahkan posisi rank blog pesaing agar potensi nilai klik, pengunjung, dan penjualan lebih besar.

Pengunjung (Traffic dan Pageviews)

Ini adalah yang terpenting selanjutnya, pengunjung. Jika tidak ada pengunjung, bagaimana produk anda dibeli? Jadi, anda bisa membaca artikel saya : Cara meningkatkan pengunjung blog

Perlu anda ketahui bahwa situs yang paling menghasilkan pengunjung adalah Google dan Social Media. Google dan Facebook adalah situs yang paling banyak dikunjungi orang setiap harinya, ada lebih dari ribuan bahkan jutaan orang mengunjungi situs tersebut.

Hal ini bisa anda manfaatkan jika anda mengerti. Melalui google anda bisa meranking keyword anda, dapat pengunjung, beli, dapat profit. Sedangkan melalui Facebook bisa anda manfaatkan "Fanspage", buat sebuah halaman dan deskripsikan mengenai produk anda.

Tips menjaring pengunjung dari Google 
Anda pasti tahu bahwa judul artikel saya ini sangat menarik dan menonjol sekali kalau dilihat dari Google. Ini adalah salah satu cara menjaring pengunjung di google selain menambah foto di SERP. Perlihatkan bahwa judul artikel anda lebih sangat menonjol dari yang lain. Dengan begini, nilai klik pengunjung akan semakin besar.

Konversi (Pengunjung menjadi pembeli)

Ini adalah bagian terakhir, dan pastikan anda melakukannya dengan benar. Ada banyak sekali blogger yang berbisnis online di luar sana yang sudah memiliki banyak pengunjung setiap harinya, tapi kebanyakan diantarannya gagal dalam menjadikan pengunjung menjadi pembeli.

Jika anda menawarkan produk, sebaiknya anda mencantumkan harga, cara pembayaran, dan cara konfirmasi pembayaran, Itu saja! Karena jika tidak memberi tahu hal tersebut, pengunjung akan mengira bahwa produk anda adalah palsu.. Atau mungkin pengunjung akan tidak jadi beli karena tidak ada detail pembayaran. Itu akan menyia-nyiakan kerja keras anda dalam meningkatkan pengunjung, mengalahkan pesaing, maupun membuat produk.

Kalau Belajar Bisnis Online Gratis itu gampang, kenapa banyak yang gagal?

Mereka mungkin hanya mementingkan konten, selalu menulis dan tanpa memikirkan hal penting lainnya seperti SEO. Mereka bahkan tidak tahu bagaimana cara SEO website untuk meranking keyword yang ditargetkannya..

Kebanyakan dari mereka hanya memanfaatkan Social Media sebagai media untuk mempromosikan blog nya dan Traffic yang didapat hanya sebatas pada hari promosi saja. Kalau tidak promosi, berapa traffic nya? Kemungkinan akan turun 80% dari biasanya (Pengalaman teman saya)..

Itu masih lumayan daripada tidak pernah menSEO dan promosi web nya...

Tidak mendapat kunjungan banyak, tidak ada yang tertarik dengan produk, tanpa nilai konversi;. Huft, hal yang sangat tidak mengenakkan bagi orang yang berbisnis online.

Saran dari saya: Sebaiknya anda mengutamakan traffic dari google, karena 80% pengunjung itu datang dari Search Engine. Satu lagi, jika anda memfokuskan traffic dari google saja, itu adalah mimpi buruk..

Mungkin 3 hal itu saja yang perlu anda ketahui dalam Belajar Bisnis Online gratis tanpa modal ini. Semoga artikel ini bermanfaat untuk anda dan terima kasih sudah mau berkunjung ke blog ini dan membaca artikel.

READ MORE - KIAT SUKSES BISNIS ONLINE

CARA DAN LANGKAH MERAKIT KOMPUTER SEDERHANA

Langkah-Langkah Merakit Komputer

1. Memasang Processor ke Motherboard
Alangkah baiknya sebelum motherboard dipasang ke casing, terlebih dahulu memasang processor karena akan lebih mudah cara memasangnya. Cara memasang processor ke motherboard yaitu :
  • Kita tentukan dulu posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan tanda titik atau lekukan.
  • Angkat tuas pengunci socket ke atas supaya terbuka
  • Sesuaikan posisi kaki processor dengan lubang socket, kalau sudah lalu tekan processor ke dalam socket sampai rapat.
  • Kunci kembali dengan tuas pengunci.

Cara Merakit Komputer  

2. Memasang Motherboard 

Untuk memasang Motherboard pada casing yaitu letakkan motherboard pada tray casing dan sesuaikan lubang antara casing dan lubang motherboard, lalu kunci dengan sekrup.

Cara Merakit Komputer  

3. Memasang Heatsink

Setelah processor terpasang, lalu pasang heatsink supaya processor tidak panas. Heatsink ini diletakkan diatas processor dan diberi penahan supaya tidak lepas. Sebelumnya lapisi heatsink dengan Gel penghantar panas. Apabila heatsink anda ada kipasnya/fan maka konektor power pada kipas/fan hubungkan ke motherboard.

Cara Merakit Komputer  

4. Memasang RAM / Memori
Cara memasang Ram / modul memori yaitu : Buka dulu tuas penguncinya, lalu sesuaikan posisi lekukan pada modul memori dengan lekukan pada slot. Kalau sudah pas lalu tekan dan pasang kembali tuas pengunci RAM / memori.

Cara Merakit Komputer  

5. Memasang Power Supply
Biasanya kalau kita membeli casing pasti power supply sudah terpasang. Nah apabila power supply belum terpasang caranya memaangnya yaitu :

  • Letakkan power supply pada tempatnya yang ada dibelakang casing, lalu kunci dengan sekrup.
  • Pasang konektor power dari power supply ke motherboard berikut kabel-kabelnya.

Cara Merakit Komputer  

6. Memasang Kabel Motherboard dan Casing

  • Pasang kabel konektor IDE primary dan secondary pada motherboard.
  • Untuk motherboard non ATX, pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di motherboard.
  • Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali.
  • Hubungkan kabel konektor mouse dan keyboard pada motherboard.
  • Hubungan kabel konektor yang lainnya seperti LED, speaker internal dan port yang tersedia di casing komputer.

Cara Merakit Komputer  

7. Memasang Drive
Untuk memasang drive seperti harddisk, CD-ROM/DVD-ROM caranya yaitu :

  • Masukkan drive dari depan casing. Atur dulu settingan jumper (sebagai master atau slave) pada drive, lalu pasang sekrup supaya drive tidak lepas.
  • Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primer yang dipakai lebih dulu)
  • Apabila kabel IDE terhubung pada 2 (dua) drive, setting jumpernya yaitu drive pertama disetting sebagai master dan satunya lagi sebagai slave.
  • Dan konektor IDE sekunder pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan.
  • Sambungkan kabel power dari catu daya pada masing-masing drive.

Cara Merakit Komputer  

8. Memasang Card Adapter

Untuk Card Adapter yang bisanya dipasang adalah sound, video card, modem dan SCSI adapter. Cara pemasangannya yaitu : masukkan Card Adapter pada slot yang tersedia di motherboard, lalu tekan sampai konektor benar-benar masuk, kemudian beri sekrup sebagai penahan card.

Cara Merakit Komputer  

9. Tahap terakhir perakitan komputer

Kalau semua langkah-langkah perakitan komputer sudah selesai, kini tutup dengan casing dan beri sekrup. Hubungkan kabel dari catu daya ke soket dinding dan juga hubungkan konektor monitor ke port video card, konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse.

10. Pemeriksaan Hasil Perakitan Komputer

Setelah komputer selesai dirakit, kita lakukan pemeriksaan dan pengetesan hasilnya dengan program BIOS, caranya yaitu :
  • Nyalakan komputer dan monitor, lihat layar monitor dan juga dengarkan suara dari speaker.
  • Nah program Fost dari Bios ini akan otomatis mendeteksi hardware apa saja yang sudah dipasang pada komputer.
  • Lakukan setting untuk nilai dari kapasitas hardisk dan boot sequence.
  • Kalau sudah lalu simpan hasil settingan dan exit dari setup BIOS, maka komputer meload system operasi dengan urutan pencarian yang disesuaikan dengan settingan boot sequence pada Bios.
  • Masukkan CD Bootable yang berisi sistem operasi pada drive pencarian.

11. Solusi bila terjadi masalah pada hasil perakitan komputer

  • Hidupkan komputer, apabila komputer dan monitor tidak hidup, periksa kabel daya pada colokan listrik sudah terhubung apa belum.
  • Apabila waktu dinyalakan, tampilan layar monitor ngeblank / berwarna hitam, pasti ada kesalahan dan apabila pada CPU terdengar bunyi beep, maka betulkan penempatan RAM / memori pada soket.
  • Apabila card adapter tidak terdeteksi, periksa penempatan card adapter sudah pas apa belum ke slotnya.
  • Apabila LED dari harddisk atau CD menyala terus, periksa konektornya sudah terhubung apa belum.


SIKIAN SEMOGA BERMANFAAT.!!

READ MORE - CARA DAN LANGKAH MERAKIT KOMPUTER SEDERHANA
 

Most Reading

Gambar tema oleh DNY59. Diberdayakan oleh Blogger.